Bali United FC Tolak Rekrut Adebayor, Berbatov, & Sissoko!

Category : Sport
Bali United FC Tolak Rekrut Adebayor, Berbatov, & Sissoko!by fitrinion.Bali United FC Tolak Rekrut Adebayor, Berbatov, & Sissoko!Bali United FC ternyata sempat mendapat tawaran dari agrn pemain untuk merekrut Dimitar Berbatov, Emmanuel Adebayor, dan Mohamed Lamine “Momo” Sissoko. Namun, klub berjulukan Serdadu Tridatu tersebut menolak tawaran itu dengan alasan tidak sesuai dengan kriteria yang dicari. Pemilik Bali United yakni PIeter Tanuri menyebutkan kalau kedua pemain tersebut sudah tidak terlalu aktif dalam bermain […]

Bali United FC ternyata sempat mendapat tawaran dari agrn pemain untuk merekrut Dimitar Berbatov, Emmanuel Adebayor, dan Mohamed Lamine “Momo” Sissoko. Namun, klub berjulukan Serdadu Tridatu tersebut menolak tawaran itu dengan alasan tidak sesuai dengan kriteria yang dicari. Pemilik Bali United yakni PIeter Tanuri menyebutkan kalau kedua pemain tersebut sudah tidak terlalu aktif dalam bermain di klubnya yang dibela. Maka dari itu, ia merasa khawatir mereka tidak dapat memberikan penampilan yang terbaik bila berseragam Bali United.

“Kemarin itu Berbatov lalu Adebayor dan Sissoko ditawari ke kami. Tapi saya cari yang masih aktif saja,” sebut pemilik Bali United, Pieter Tanuri, beberapa waktu lalu.

“Saya cari pemain yang masih aktif. Percuma terkenal tapi tidak aktif dan jarang main. Kalau cuma pajangan ya buat apa,” tambahnya.

Selain itu, beberapa klub di Tanah Air memang tengah mencari pemain kelas dunia untuk didaratkan. Hal ini dilakukan karena adanya kebijakan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi yang memberi izin klub menggunakan marquee player pada LIGA 1. Dan bahkan sejauh ini, baru Persib Bandung yang berhasil mendatangkan marquee player, yakni mantan pemain Chelsea Michael Essien. Yang mana pria asal Ghana tersebut dikontrak dengan durasi selama satu musim. Tapi berbeda halnya dengan Bali United, mereka tampaknya belum begitu tertarik menggunakan jasa marquee player.

“Itu hal positif yang bisa diambil dari kebijakan baru PSSI ini (tentang marquee player),” ungkap pelatih asal Austria yang sebelumnya menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia ini.

selaku pelatih Bali United, Hans Peter Schaller mengatakan bahwa marquee player memang oke, tapi bukan itu yang utama, masih ada yang jauh lebih penting ketimbang menghabiskan uang untuk merekrut mantan pemain bintang. Dan pastinya biaya yang dikeluarkan untuk suatu klub itu tidaklah sedikit untuk mendatangkan seorang pemain dengan label bintang dunia. Fokus saya saat ini adalah bagaimana tim ini semakin menunjukkan progres peningkatan sebelum kompetisi bergulir sebulan lagi,” imbuh Hans Peter Schaller.

Author: 

Related Posts

Leave a Reply